Kita udah sering denger perusahaan ngomong “carbon neutral” atau “ramah lingkungan.” Tapi buat gue, itu seringnya jadi sekadar jargon. Sampai gue nemu fakta bahwa Logitech nggak cuma berhenti di situ. Mereka membangun ekosistem produk berkelanjutan yang—jujur aja—cukup mengesankan.
Bukan cuma soal mengurangi emisi di pabrik, tapi mereka mikir dari bahan baku, cara kita pakai, sampai apa yang terjadi setelah produknya mati. Ini yang bikin gue penasaran.
Dari Laut Langsung ke Mouse Kamu: Plastik yang Punya Cerita
LSI Keywords yang natural: produk daur ulang Logitech, plastik samudera, kemasan ramah lingkungan, program daur ulang elektronik, desain berkelanjutan.
Nggak banyak yang tau kalo beberapa mouse Logitech itu dibuat dari plastik yang dikumpulin dari pantai dan komunitas pesisir. Bayangin, sampah plastik yang bisa aja ngerusak ekosistem laut, malah jadi produk high-tech di meja kerja kita.
Contoh Spesifik #1: Jejak Plastik di Mouse MX Series
Gue baru aja baca laporan keberlanjutan mereka. Ternyata, untuk bikin satu unit mouse Logitech MX Series, mereka butuh sekitar 10 botol plastik ukuran 500ml yang dikumpulin dari area pesisir. Itu baru satu produk! Bayangin dampaknya kalo semua seri produk mereka pakai bahan ini. Mereka bahkan punya target untuk menggunakan 50% plastik daur ulang pascakonsumsi di semua produknya pada 2025.
Desain Modular: Ketika Memperbaiki Lebih Diutamakan Daripada Membuang
Ini nih yang bikin gue respect. Daripada bikin produk yang “sekali rusak, langsung ganti”, Logitech mulai mendesain produk dengan modul yang mudah diganti.
Common Mistakes Conscious Consumers:
- Terpaku pada Harga Murah. Produk murah seringkali nggak didesain untuk diperbaiki. Rusak sedikit, ya udah, jadi sampah elektronik.
- Gak Tanya Tentang Reparability. Beli produk tanpa nanya apakah spare part-nya gampang dicari atau apakah ada panduan perbaikan.
- Lupa Cek Sertifikasi. Banyak produk klaim “hijau” tapi nggak punya sertifikasi seperti EPEAT atau Energy Star.
Contoh Spesifik #2: Keyboard MX Keys yang “User-Serviceable”
Keyboard MX Keys S yang baru dirilis didesain dengan sekrup standar (bukan proprietary) dan modul baterai yang bisa diganti sendiri. Jadi, kalau baterainya soak dalam 2-3 tahun, kita nggak perlu ganti seluruh keyboard. Cukup beli modul baterainya aja. Ini mengurangi e-waste secara signifikan.
Program “Tambah, Bukan Ganti” yang Bikin Hidup Lebih Mudah
Kita sering kan punya peripheral lama yang masih bagus tapi pengen upgrade? Logitech punya program Logi Bolt yang memungkinkan satu receiver USB digunakan untuk sampai 6 device berbeda—mouse, keyboard, presenter—dari berbagai generasi.
Tips Praktis Buat Jadi Conscious Consumer:
- Cari Produk dengan Sertifikasi. Selalu cek apakah produk punya sertifikasi EPEAT Gold atau Energy Star. Itu jaminan bahwa produknya benar-benar memenuhi standar lingkungan.
- Pilih yang Bisa Di-upgrade. Kalau mau beli mouse atau keyboard, tanyakan apakah baterainya bisa diganti atau apakah ada program trade-in untuk produk lama.
- Manfaatin Program Daur Ulang. Logitech punya program daur ulang gratis dimana kita bisa kirim produk elektronik merek apapun—bahkan pesaingnya—untuk didaur ulang dengan benar.
Contoh Spesifik #3: Packaging yang Bisa “Hilang” dalam 120 Hari
Gue baru beli webcam Logitech dan kaget sama kemasannya. Nggak ada plastik sama sekali. Semua dari kertas daur ulang dan karton. Yang keren, mereka klaim kemasannya bisa terurai di rumah kompos dalam 120 hari. Mereka bahkan hemat 8,000 ton plastik dalam setahun cuma dari perubahan kemasan ini.
Beyond Carbon Neutral: Mereka Justru Carbon Negative
Carbon neutral itu bagus. Tapi Logitech ngambil langkah lebih jauh dengan jadi carbon negative—artinya mereka menghilangkan lebih banyak karbon dari atmosfer daripada yang mereka hasilkan.
Mereka invest di proyek penghijauan dan energi terbarukan yang bukan cuma mengimbangi, tapi benar-benar membersihkan jejak karbon industri mereka. Ini ambisi yang jarang banget dilakukan perusahaan tech.
Kesimpulan: Sustainability yang Nyata, Bukan Sekadar Pencitraan
Setelah ngehitung semua inisiatif ini, gue sampai pada kesimpulan: ekosistem produk berkelanjutan Logitech ini bukan lagi sekadar CSR atau marketing strategy. Ini sudah menjadi core business model mereka.
Mereka membuktikan bahwa perusahaan tech bisa profitable sekaligus bertanggung jawab secara ekologis. Dari bahan baku, desain produk, cara pakai, sampai akhir hidup produk—semua dipikirkan dengan matang.
Jadi, lain kali lo beli peripheral, mungkin perlu pertimbangkan bukan cuma fitur dan harganya, tapi juga siklus hidup produknya. Karena sebagai konsumen, pilihan kita hari ini menentukan masa depan planet ini besok. Dan melihat komitmen Logitech, setidaknya ada harapan bahwa masa depan itu bisa lebih hijau.


